Header Ads

Nelayan TPI Jambean Sukses Pecahkan Rekor MURI

KAJEN -  Komunitas Nelayan TPI Jambean menginisiasi pemecahan Rekor MURI. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 9.000 sajian Blekutak Goreng yang disandingkan dengan Nasi Megono berhasil memecahkan Rekor MURI dengan tajuk “Sajian Blekutak Goreng Terbanyak” dalam perayaan Sedekah laut..

M. Deny Arifianto selaku Direktur Zigma Communication, penyelenggara Sedekah Laut Pekalongan 2017 mengungkapkan bahwa sebagai salah satu wujud dari budaya komunal, sedekah laut sarat dengan nilai-nilai kebersamaan yang menjadi elemen kunci dalam interaksi sosial masyarakat Indonesia. 
"Perayaan sedekah laut selalu menarik minat masyarakat Pekalongan karena ini merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan setiap tahun yang tentunya melibatkan peran serta dari banyak orang. Dalam perayaan sedekah laut tahun ini, sebuah Rekor MURI juga berhasil dipecahkan oleh Komunitas Nelayan TPI Jambean dengan menyajikan 9.000 sajian Blekutak Goreng yang disajikan bersama Nasi Megono,” jelasnya.

Perayaan sedekah laut yang didukung oleh Sampoerna Hijau ini adalah sebagai bentuk apresiasi terhadap nilai-nilai kebersamaan yang terkandung di balik berbagai bentuk perayaan komunal berbasis budaya dan tradisi. Pada perayaan sedekah laut tahun ini,juga dimeriahkan berbagai kegiatan interaktif seperti permainan catur, karambol, putar rame-rame, dan instant photo booth”, tambah Deny.

Imanudin, Komunitas Nelayan TPI Jambean mengungkapkan bahwa perayaan sedekah laut setiap tahun tidak pernah sepi. 
“Kemeriahan perayaan sedekah laut sudah dimulai dari beberapa hari sebelum perayaan diselenggarakan. Kami para nelayan bersama-sama menghias kapal agar terlihat lebih menarik. Pada hari perayaan, acara sedekah laut dimulai dengan arak-arakan sesaji yang kemudian dibawa ke kapal. Setelah itu puluhan kapal nelayan menuju ke laut untuk melakukan prosesi larung sesaji dan kemudian kembali lagi ke darat. Banyak hiburan yang akan dihadirkan seperti lomba dayung dan hiburan-hiburan lainnya. Sedangkan di malam hari, akan ada acara wayangan, orkes dan lainnya”.

JJ Rizal, Sejarawan Indonesia menerangkan, “Masyarakat Pekalongan masih memiliki semangat kebersamaan yang kental, yang tetap hidup dalam berbagai perayaan komunal, diantaranya adalah perayaan sedekah laut serta produk kebudayaan kuliner khas Pekalongan yaitu Nasi Megono dan Blekutak. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Pekalongan tetap menjaga keseimbangan dan menyatukan budaya masyarakat maritim yang diwakilkan oleh perayaan sedekah laut dan Blekutak, serta budaya masyarakat agraris yang disimbolkan oleh Nasi Megono”.
Powered by Blogger.