Header Ads

Gubernur Akan Kunjungi Bedah Bendungan Gembiro

Hasil gambar untuk ganjar pekalongan kfmKAJEN – Bedah Bendung Gembiro di perbatasan Desa Bukur, Bojong dan Krandon, Kesesi akan dimeriahkan dengan berbagai lomba dan acara. Kegiatan dikemas dalam Festival Bendung Gembiro 2017.
 
Festival akan dimulai pada tanggal 20 Oktober 2017 dengan Pasar Malam di Lapangan Desa Bukur. Kemudian, pada tanggal 25 Oktober 2017, akan diselenggarakan lomba mewarnai tingkat Kelompok Bermain (KB) di Balai Desa Krandon, Kesesi. Di tempat yang sama, akan diselenggarakan lomba mewarnai untuk tingkat TK pada tanggal 26 Oktober dan untuk SD (Kelas I, II dan III) pada tanggal 27 Oktober.
 
Pada Sabtu (28/10) pagi, akan digelar jalan sehat dengan start dari Balai Desa Krandon dan finish di Lapangan Bukur
 
Festival Bedah Bendung Gembiro 2017 ini rencananya akan dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar dijadwalkan tiba di Kabupaten Pekalongan Sabtu (28/10) pukul 16.00, setelah menghadiri Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Cilacap. Gubernur akan menginap di rumah salah satu warga di Desa Ketanon, Kesesi.
 
 “Berdasarkan koordinasi kami dengan protokol Provinsi Jawa Tengah, dari surat permohonan yang kami kirim sebelumnya, Gubernur masih dijadwalkan untuk menghadiri Festival Bedah Bendung Gembiro 2017,” Tutur Agus Sulistiyo, salah satu panitia Festival Bedah Bendung Gembiro Tahun 2017 pada Rapat Koordinasi Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Bedah Bendung Gembiro Tahun 2017 di Balai Desa Krandon, Kamis (19/10). Rapat dihadiri para pemangku wilayah Kecamatan Kesesi dan Bojong dan OPD terkait.
 
Pada Sabtu (28/10) malam, akan digelar Acara Grumungan di Balai Desa Krandon. Grumungan akan ada performance Art oleh seniman Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Pekalongan dan tanya jawab antara warga dengan Gubernur.
 
Pagi harinya, yakni tanggal 29 Oktober 2017, akan diselenggarakan “Sepeda Santai Bareng Pak Ganjar”. Sepeda santai akan melewati rute Balai Desa Krandon – Bendungan Gembiro dan finish di Panggung Utama Pesta Rakyat Lapangan Desa Bukur. Pada hari itu, juga akan digelar lomba mancing dan bakar ikan. Pada tanggal 31 Oktober 2017 warga akan dihibur pagelaran wayang.
 
Puncak acara Festival Bedah Bendung Gembiro 2017 akan diselenggarakan pada 1 November 2017 yang akan dimeriahkan dengan arak-arakan tiga tumpeng, yakni berupa tumpeng nasi kuning ayam serapah yang merupakan kuliner khas Bendung Gembiro, tumpeng hasil bumi, dan tumpeng apem Kesesi yang merupakan kuliner khas dari Kesesi.
 
Festival Bedah Bendung Gembiro tahun ini diharapkan bisa menjadi salah satu atraksi wisata yang bisa menarik banyak pengunjung. Bedah bendung yang sebenarnya merupakan kegiatan rutin dalam rangka Operasi Pemeliharaan (OP) sungai ini diharapkan berjalan lancar dan aman, tidak sampai menelan korban akibat tenggelam seperti pernah terjadi pada tahun sebelumnya. “Untuk itu, seluruh pemangku wilayah yang dilalui arus sungai ini nanti perlu ditembusi surat agar menghimbau warganya untuk waspada pada saat pintu bendung dibuka,” tutur Kapolsek Bojong, AKP. I Wayan Suandi dalam rakor siang itu.
Powered by Blogger.