Header Ads

Workshop Integrasi Sistem Perencanaan Dan Penganggaran

 
KAJEN – Workshop dan Sosialisasi Integrasi Sistem Perencanaan dan Penganggaran dibuka oleh Bupati Pekalongan,KH.Asip Kholbihi SH.,MSi., Kegiatan yang di laksanakan di Aula Lantai 1 setda tersebut dihadiri pula oleh Sekretaris Daerah Kab. Pekalongan, para staf ahli Bupati, Asisten Sekda, dan para kepala OPD serta pejabat yang membidangi perencanaan dan keuangan di setiap OPD di Kabupaten Pekalongan,Rabu (19/7).

Asisten Administrasi Sekda, Bambang Guritno dalam laporannya mengungkapkan bahwa acara hari ini antara lain bertujuan untuk memberikan bekal dan pedoman bagi OPD dalam perencanaan anggaran dan penyusunan RKA, menyamakan persepsi OPD untuk mengintegrasikan sistem perencanaan dengan penganggaran, serta meningkatkan kualitas penganggaran.

Sementara itu, Bupati Pekalongan dalam sambutannya mengungkapkan bahwa Sistem perencanaan dan penganggaran yang terintegrasi menjadi tuntutan manajemen pemerintahan dan merupakan proses yang krusial dalam penyelenggaraan pemerintahan.

 “ Perencanaan itu sangat penting, karena keberhasilan diawali dengan proses perencanaan yang baik,” tegas Bupati.

Ditegaskan pula oleh Asip bahwa sebagai perencana anggaran, kita harus up to date dan mengikuti perkembangan regulasi sesuai dengan tuntutan masyarakat dan regulasi di Indonesia agar tidak ketinggalan dan akurat dalam penganggaran. Bupati juga mengingatkan agar dalam penganggaran harus mengacu atau mempedomani  RPJMD 2016 – 2021 yang merupakan penjabaran visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan yang juga telah dijabarkan dalam 12 mandat rakyat, serta penjabaran program yang lain seperti inisiatif progresif dan Beauty of Kabupaten Pekalongan. Selain itu, Asip juga menegaskan bahwa integrasi sistem perencanaan dan penganggaran adalah upaya preventif untuk mencegah korupsi.

Pada kesempatan tersebut, Asip menegaskan bahwa spirit yang diusung olehnya dalam pembangunan di Kab. Pekalongan adalah dengan mempertahankan hal atau kebijakan lama yang baik, sambil mencari hal – hal baru yang lebih baik.

 “Kita harus kompak, dan mengedepankan semangat kerjasama dalam kebaikan, tidak ego sektoral, serta tetap berkomitmen kuat untuk selalu meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah,” ungkap Asip.

Terakhir Asip menghimbau agar para peserta serius dalam mengikuti workshop, sedangkan kepada seluruh OPD, Bupati menginstruksikan agar senantiasa memperbaiki dan melakukan perubahan kearah yang lebih baik dalam setiap tahapan pengelolaan keuangan daerah yang dimulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan pertanggungjawaban sampai pada penyusunan laporan keuangan.

Workshop yang dibuka oleh Bupati tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Dalam Negeri RI, Bappelitbang Provinsi Jawa Tengah, dan perwakilan KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan).
Powered by Blogger.