Header Ads

TMMD Reguler Ke-99 Bantu Atasi Rob Jeruksari

KAJEN  Pelaksanaan Pembukaan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) Reguler ke 99 Tahun 2017 di Kabupaten Pekalongan digelar di lapangan Desa Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan pada Selasa pagi tadi (4/7). Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Pekalongan, Ketua DPRD Kab. Pekalongan, Forkopinda Kab. Pekalongan, serta Dandim 0710 Pekalongan - Letkol Inf. Heri Bambang Wahyudi. 
 
TMMD Sengkuyung Tahap II TA. 2017 akan dilaksanakan selama 30 hari yaitu dari 4 Juli s/d 2 Agustus 2017, Dansatgas TMMD Sengkuyung Tahap II TA. 2017 melalui Komandan SSK Kap. Inf. Jamaludin Abbas, dalam laporannya menyampaikan, bahwa TMMD Jeruksari akan melaksanakan sasaran fisik berupa peninggian dan betonisasi jalan Desa Jeruksari sepanjang 231 Meter, lebar 4 Meter dan tinggi 0,5 Meter.
Lebih lanjut Jamaludin melaporkan, TTMD yang dibiayai dengan APBD Provinsi dan APBD Kabupaten sebesar Rp. 305.036.000 tersebut juga akan memberikan penyuluhan-penyuluhan, seperti penyuluhan kesadaran Bela Negara dan wawasan Kebangsaan, Penyuluhan kamtibnas, UU Lalu Lintas dan Narkoba, penyuluhan kerukunan umat beragama dan bahaya Isis serta penyuluhan-penyuluhan lainnya yang bermanfaat untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.
 
 “Semuanya ini untuk mendukung semangat masyarakat dalam membangun desanya, serta untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dan Rakyat,” jelas Jamaludin Abbas. 
 
Sementara itu, Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH. M.Si, usai membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungkapkan bahwa penanganan rob merupakan program prioritas kedua setelah penanganan kemiskinan, mengingat sangat pentingnya penanganan rob karena jika berhasil akan dirasakan secara langsung oleh masyarakat dan diharapkan mampu menciptakan kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.
 
 “ Jangan patah harapan, terus semangat dan terus berdoa, agar di Jeruksari ini bisa seperti di Mulyorejo yang menjadi contoh penanganan rob yang efektif,” ungkap Bupati.
 
Pada kesempatan tersebut Asip juga mengajak masyarakat Jeruksari untuk bersama bergotong royong, sengkuyung untuk membangun Desa Jeruksari agar lebih baik. Ditegaskan Asip bahwa program TMMD kali ini merupakan program pembuka serta kesempatan baik, karena program ini akan dikoordinasikan dan diintegrasikan pula dengan Pemkot Pekalongan yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Desa jeruksari.
Diterangkan oleh Asip bahwa penanganan rob di Kab. Pekalongan dibagi menjadi 3 zona, yaitu zona pertama Wonokerto - Sungai Sragi Lama - Sungai Sengkarang, zona kedua Sungai Sengkarang sebelah timur – Sungai Meduri, serta zona ketiga yaitu Sungai Meduri – Bandengan termasuk di dalamnya adalah Desa Jeruksari Kecamatan Tirto.
 
Terakhir, Asip berharap masyarakat Desa Jeruksari dapat mendukung pelaksanaan TMMD, sehingga dapat berjalan lancar dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat, sementara itu nantinya penanganan rob akan diintegrasikan dengan Pemerintah Pusat, diantaranya dengan perbaikan saluran-saluran air, revitalisasi Sungai Meduri, saluran-saluran sub, dan saluran induk, serta membendung aliran arus laut yang masuk ke sungai – sungai.
Powered by Blogger.