Header Ads

Pencuri Bus Transjakarta Pernah Terobos Lampu Merah

KAJEN - Bus Transjakarta nopol B 7450 TGC yang dibawa kabur oleh pencuri akhirnya ditemukan bersama pencurinya, yang ditangkap oleh Satlantas Polres Pekalongan, Rabu (26/7) malam.

Penangkapan tersebut dilakukan atas laporan petugas SPBU Bondansari. Saat itu, pelaku yang mengendarai bus Transjakarta tersebut dari Jakarta kehabisan bensin saat melintasi jalur Pantura Kabupaten Pekalongan, sehingga pelaku mengisi bensin di SPBU Bondansari. Namun, pelaku langsung kabur dan tidak membayar bensin, sehingga petugas SPBU melaporkan kejadian itu ke Pos Polisi Sipait dan selanjutnya langsung ditangkap oleh aparat yang sedang piket.
 
Setelah dilakukan penelusuran, ternyata ada laporan polisi (LP) di Polsek Ciracas, Jakarta. Jika bus Transjakarta nopol B 7450 TGC milik PT Mayasari Bakti dilaporkan dicuri oleh terduga Sentot Setiyadi yang merupakan pengemudi bus PT Mayasari Bakti Pool Klender. 
Sementara itu Daryono selaku Management Transjakarta dari PT Mayasari Bakti yang datang ke Pekalongan mengatakan bahwa memang ada kelalaian dari managementnya.

"Pelaku ini memang sebelumnya juga pernah ada pelanggaran indisipliner menerobos lampu merah pada tanggal 23 april 2017,ketika ditanya sama perusahaan kenapa menerobos lampu merah jawabanya disuruh orang,dan sejak itu saya suruh dia berhenti alias discorsing sementara.namun dia mengelabui security dengan alasan urgent untuk jemput anak sekolah."

Dia mengaku berdasarkan SOP perusahaan bahwa security tidak boleh mengeluarkan kendaraan jika sopirnya tidak mengenakan seragam lengkap seperti dasi dan jas dan ini merupakan kelalaian dari securitinya.

"Sebelum ditangkap saya juga mengecek dengan GPS dan menemukan mobil transjakarta ini masih dipemalang dan ternyata kemudian ditangkap dipekalongan karena tidak bayar solar di SPBU."


Powered by Blogger.