Header Ads

Pemkab Anggarkan Rp. 23 Miliar Guna Perbaikan Infrastruktur Petungkriyono

KAJEN - Anggaran sebanyak Rp.23 miliar telah disiapkan oleh Pemkab Kabupaten Pekalongan guna memperbaiki 5 titik infrastruktur di Petungkriyono, berupa perbaikan jalan dan jembatan,Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPU Taru) Wahyu Kuncoro beberapa waktu yang lalu.

"Sekarang ini kita sudah dalam tahapan proses lelang, karena untuk kegiatan tersebut harus sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan secara nasional. Aturan itu agar semuanya bisa berjalan lancar serta tidak ada pelanggaran hukum," katanya. 

Disebutkan, untuk anggarapn Petungkriyono sudah disiapkan sejak tahun 2016, namun saat itu masih ada berbagai kendala. Sehingga, tahun 2017 ini dilaksanakan kembali dan diharapkan bisa berjalan lancara sesuai aturan.

Anggaran yang dialokasikan untuk Petungkriyono masing-masing pembangunan Jalan Kroyakan-Petung Rp 12,3 miliar,  Jalan Sikucing- Gumelem Rp 4 miliar, Jalan Songgodadi – Curugmuncar Rp 3,5 M, Jalan Yosorejo – Curugmuncar Rp 2,5 miliar, serta jembatan Curug Rp 250 Juta dan jembatan Gondang Rp 500 juta. 

"Ini adalah bagian dari proses yang harus dilalui hingga ada rekanan yang nanti memenangkan lelang segera menggarap perbaikan jalan Petungkriyono. Akhir bulan ini diharapkan sudah ada pemenangnya," ungkapnya. 

Disebutkan, kerusakan jalan di Petungkriyono telah menjadi kepriharinan bersama, tidak hanya warga Petungkriyono, akan tetapi warga Kabupaten Pekalongan, karena Petungkriyono merupakan wilayah potensial dan saat ini telah menjadi tujuan wisata andalan Kabupaten Pekalongan, bahkan sudah menjadi tujuan 
wisata nasional.

Sementara itu,Bupati Pekalongan Asip Kholbihi terkait pengucuran dana Rp 23 miliar yang rencanaya bulan ini sudah ada rekanan pemenang lelang. Bupati menjelaskan, dalam waktu dekat kondisi di Petungkriyono akan bagus. Namun, pihaknya mengharapkan dukungan dari semua masyarakat agar pelaksanaanya bisa berjalan lancar.
"Sekarang saya juga minta dukungan dari masyarakat baik doa maupun kerja bersama, agar saat pelaksanaan pembangunan infrastruktur bisa berjalan lancar. Kami dari pemerintah melakukan pembenahan, masyarakat membantu mendukung, tanpa masyarakat dana sebesar apapun nanti tidak akan bagus hasilnya," terang dia.
Powered by Blogger.