Header Ads

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung IAIN Di Kajen


KAJEN – Peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan gedung pendidikan terpadu IAIN Pekalongan (Institut Agama Islam Negeri Pekalongan) yang berlokasi di Jalan Kajen - Bojong tepatnya di Desa Rowolaku,dilakukan oleh Bupati Pekalongan, H. Asip Kholbihi, SH. M.Si bersama Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Nizar Ali, MA, Rektor IAIN, H. Ade Dede Rohayana, M.Ag, serta Wakil Bupati Pekalongan dan Muspida Kab. Pekalongan, hari ini, Selasa (11/ 7).

Di lokasi seluas 2.160 M² tersebut,rencananya akan dibangun gedung 4 lantai seluas 8.600 M² dengan menggunakan dana sebesar ± 36 Milyar yang berasal dari dana SBSN ( Surat Berharga Syariah Negara ).Adapun pembangunan gedung ditargetkan selesai pada Desember 2017 mendatang, sehingga di Tahun 2018 relokasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang merupakan fakultas dengan mahasiswa terbesar sudah dapat dilaksanakan.

Bupati Pekalongan dalam sambutannya mengungkapkan bahwa dirinya merupakan salah satu saksi sejarah dari dinamika kepindahan IAIN Pekalongan ke wilayah Kabupaten Pekalongan yang dimulai sejak kepemimpinan Ibu Siti Qomariyah sebagai Bupati Pekalongan pada 2007-2008. Dijelaskan Asip bahwa pemindahan IAIN Pekalongan ke wilayah Kab. Pekalongan diharapkan mampu mendinamisasi perkembangan Kota Kajen, meningkatkan APK (Angka Pertisipasi Kasar) Perguruan Tinggi (PT) yang masih rendah, dimana salah satunya dengan mendorong tumbuhnya Perguruan Tinggi di Kota Kajen.

“Untuk itu setelah saya dengan Bu Arini menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, pembangunan IAIN Pekalongan menjadi program utama kami yang hukumnya wajib, dan Alhamdulillah saat ini bisa terwujud. Saya mengucapkan terimakasih atas kerjasama, komitmen dan keteguhan IAIN dalam mewujudkan pembangunan IAIN Pekalongan,” ungkapnya

Sementara itu dalam sambutannnya Ade Dede Rohayana mengungkapkan harapannya semoga proses pembangunan IAIN Pekalongan dapat berjalan lancar serta kehadiran IAIN dapat membawa manfaat dan berkah bukan hanya bagi IAIN Pekalongan sendiri namun juga bagi masyarakat sekitar serta masyarakat Kab. Pekalongan pada umumnya. 

“ Alhamdulillah tahun ini IAIN Pekalongan diberikan amanah yang sangat besar dari Kementerian Agama dan Kementerian Keuangan untuk membangun gedung baru IAIN Pekalongan di Kabupaten Pekalongan, Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, khususnya Pemerintah Kabupaten Pekalongan atas dukungan dan kontribusinya sehingga akhirnya pembangunan gedung IAIN Pekalongan dapat terwujud,” terang Ade.


Pada kesempatan tersebut, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kementerian Agama RI dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pembangunan IAIN Pekalongan yang hari ini mulai dilaksanakan merupakan upaya Kemenag RI dalam mewujudkan program Nawacita Presiden Joko Widodo yang ke – 8 yaitu “Revolusi karakter bangsa dengan memperbanyak akses khususnya bagi warga miskin untuk mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi”. Hal tersebut mengingat capaian APK PT secara nasional baru 31,32 % (untuk usia 19 - 23 th, sebanyak ± 21 juta orang), dimana APK PT Islam baru sebesar 3,32 % ( sebanyak ± 6 juta orang).

Nizar Ali berharap dengan hadirnya IAIN Pekalongan apalagi dengan alih status yang telah disandang maka APK PT akan meningkat dan diharapkan pula mampu memberi multilayer effect positif bagi lingkungan sekitar serta masyarakat pada umumnya. 

“ Terimakasih kepada Bupati Pekalongan atas dukungannya dan kedepan kami tetap mengharapkan dukungannya karena terus terang kami butuh uluran tangan dari Pemda khususnya terkait penyediaan lahan, mengingat dana SBSN tidak dapat digunakan untuk pembelian lahan,” ungkap Nizar. 

Powered by Blogger.