Header Ads

Daftar Tunggu Berangkat Haji Berkurang Jadi 18 Tahun

KAJEN - Jika sebelumnya daftar tunggu keberangkatan Haji mencapai 23 sampai 24 tahun,kini daftar tunggu berkurang yaitu sampai 18-19 tahun.Hal itu disampaikan oleh Fauzan Kasi Penyelenggaran Haji dan Umroh kemenag Kabupaten Pekalongan,Rabu (12/7).

"Jadi kalau sekarang mendaftar berangkatnya nanti 18 sampai 19 tahun lagi," ungkapnya.

Fauzan juga menjelaskan bahwa bila nantinya selama daftar tunggu orang tersebut meninggal maka uang akan dikembalikan 100 %.

"Jika yang sudah mendaftar kemudian meninggal maka  regulasinya harus dicabut,uangnya akan dikembalikan 100 % dengan cara ahli waris mengambil surat pembatalan.Namun jika yang meninggal tetap mau dihajikan maka harus di badal atau dihajikan dengan syarat yang membadalkan atau menghajikan juga sudah berhaji.Jadi berdasar peraturan baru,jika meninggal diganti orangnya misal anaknya atau siapanya itu tidak boleh,tapi kalu dibadalkan/dihajikan oleh orang yang sudah berhaji boleh."

Sedangkan untuk pendaftar anak-anak kini mulai dibatasi umurnya minimal 12 tahun.

"Kalau dulu kan anak-anak boleh didaftarkan,kalau sekarang minimal 12 tahun baru boleh mendaftar."

Adapun untuk tahun 2017 ini ada sebanyak 620 calon jamaah haji kabupaten pekalongan yang akan diberangkatkan.

"620 ini dibagi 3 kloter,yaitu kloter 7 gelombang pertama yang akan diberangkatkan pada 28 juli 2017 pukul 08.00 wib dari pendopo dengan jumlah jamaah sebanyak 360,kemudian sebanyak 104 jamaah akan ikut kloter 50 gabungan dengan kabupaten tegal ikut gelombang 2 yang akan berangkat pada 11 agustus 2017,kemudian sisanya sebanyak 156 jamaah ikut kloter 51 gabungan dengan jamaah kabupaten brebes ini ikut gelombang 2 yang akan berangkat pada 11 agustus 2017."

Dijelaskan olehnya bahwa untuk jamaah termuda tahun ini adalah Muhammad Adi Fernanda bin Cahyono dengan usia 18 tahun dari Podo Kedungwuni,sedangkan jamaah tertua tahun ini adalah Bpk Wasdini bin Carman dengan usia 85 tahun dari Tegallontar Sragi.


Powered by Blogger.