Header Ads

Tak Mau Terima Uang Pembelian,Tanah Milik Warga Di Eksekusi PN Pekalongan


KAJEN - Eksekusi tanah pengadaan tol dilakukan oleh PN Pekalongan di Kantor Balai Desa Babalan Kidul dan Balai Desa Jajarwayang Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan,pada Senin (05/06).
 
Adapun pemohon yaitu Usman Muchtarom, selaku pejabat pembuat komitmen kegiatan pengadaan tanah jalan tol Pemalang - Batang.Sedangkan termohon yaitu di desa babalan kidul berupa
dua bidang sawah milik ibu Zulaikha seluas 1.172 meter persegi yang berada di Dukuh Beji Desa Babalan Kidul Kec. Bojong dengan biaya ganti rugi permeter sebesar Rp. 270.000,-.Selanjutnya di desa jajarwayang ada lima bidang tanah/bangunan yaitu sebidang tanah dan rumah atas nama Sdri. DEWI ASMAWATI,sebidang tanah dan rumah atas nama Sdri. TRI RAMITA SARI,sebidang tanah atas nama Sdr. SUGIYONO MURTOPO,sebidang tanah atas nama Sdr. WARSONO,sebidang tanah atas nama Sdr. RISWANTO.

Untuk harga tanah milik kelima warga desa jajarwayang masing-masing tidak sama yaitu
tanah dan rumah atas nama DEWI ASMAWATI Luas tanah yang terkena Tol yaitu 117 meter persegi dimana terdapat bangunan rumah seluas 81 meter persegi dengan Harga ganti rugi Rp. 216.000,- permeter persegi.Tanah dan rumah atas nama TRI RAMITA SARI Luas tanah yang di miliki dan terkena Tol totalnya seluas 343 meter persegi dan Luas rumah kurang lebih 150 meter persegi dengan Harga ganti rugi Rp. 320.000,- permeter persegi,Tanah atas nama SUGIYONO MURTOPO dengan Luas tanah yang di miliki seluas 380 meter persegi dan terkena Tol totalnya seluas 171 meter persegi
dengan Harga ganti rugi Rp. 216.000,- permeter persegi,Sisa tanah yang tidak masuk ke tol 100 meter persegi, Tanah yang hilang tidak masuk hitungan tol dan seharusnya masuk tol yaitu seluas 108 dan akan di usulkan agar masuk hitungan dan dapat ganti rugi.Selanjutnya tanah atas nama WARSONO dengan Keadaan rumah saat ini sudah tidak di tinggali dan sudah tidak layak huni karena hampir 1 tahun tidak di tempati dan Luas tanah yang  terkena Tol totalnya seluas 162 meter persegi dengan Harga ganti rugi Rp. 450.000,- permeter persegi.Tanah atas nama RISWANTO dengan Luas lahan kosong yang di miliki seluas 1.368 meter persegi dan terkena Tol totalnya seluas 1.258 meter persegi sehingga tersisa 110 meter persegi ( untuk seluas sisa 110 meter persegi sudah di usulkan ke BPN)
dengan Harga ganti rugi Rp. 320.000,- permeter persegi.

Eksekusi tanah dilakukan dikarenakan pemilik tanah tidak mau menerima uang pembelian dari pelaksana proyek jalan tol dikarenakan harganya belum sesuai sehingga permasalahan di selesaikan lewat pengadilan.
Powered by Blogger.