Header Ads

Semi Final Musabaqoh Kitab Kuning Digelar Di Pendopo Rumdin Bupati

KAJEN - Sebanyak 142 Santri dari tujuh kabupeten/kota di eks karisidenan Pekalongan mengikuti gelaran Musabaqah kitab kuning  di Pendapa Rumah Bupati Dinas Pekalongan, Minggu (21/5).

Koordinator penyelenggara Musabaqah Kitab Kuning, Bisri Romly mengungkapkan bahwa para santri berlomba keterampilan membahas dan membaca kitab kuning dari beberapa karya monumental ulama kuno, seperti Imam Al Ghazali, Ibnu Malik dan sebagainya.

"Musabaqah kitab kuning sebagai bentuk pelestarian tradisi keilmuan pesantren.Musabaqah kitab kuning di Pekalongan ini merupakan semi final Zona Jateng 5,Babak semifinal MKK juga akan digelar di pendapa Kabupaten Pekalongan dan pendopo Kabupaten Purbalingga secara bersamaan pada hari minggu tanggal 21 Mei 2017. Hal ini menunjukkan apresiasi dan dukungan dari pemerintah daerah terhadap pelaksanaan MKK yang selama ini digelar.  "

Kegiatan MKK ini tidak hanya diselenggarakan di pondok pesantren, namun juga di kampus-kampus umum dalam rangka menangkal pemikiran dan faham radikal yang tumbuh subur. Melalui kegiatan MKK diharapkan mampu mewarnai khasanah pemikiran yang berkembang di Internet, dimana dengan adanya Internet paham radikal mudah diakses.

"Padahal dengan mengkaji Kitab kuning, akan mendapatkan sumber kebenaran yang dapat dipertanggung jawabkan. Sebab dalam kajian kitab kuning sanad muttashil sampai Rasulullah serta disampaikan oleh orang-orang yang terpuji (mu’tabaroh). Sanad Muttashil dan mu’tabarah merupakan faktor utama yang menjadikan sebuah karya keagamaan terjaga dan dapat dibertanggungjawabkan."
Powered by Blogger.