Header Ads

Masuk Proyek Tol,Ratusan Makam Dipindahkan

KAJEN - Masuk dalam jalur pembangunan proyek tol  Pemalang Batang,Ratusan makam di Tempat Pemakaman Umun (TPU) Desa Babalan Lor dan Desa Babalan Kidul, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pekalongan mulai dibongkar, pagi kemarin (22/5).

Semua jenazah di TPU satu persatu dipindahkan ke lahan baru. Termasuk makam keramat mbah Kerti yang juga ikut di pindahkan, di pemakaman baru yang terletak di tanah milik Suyimah, warga Rt.14 Rw.04, Babalan Kidul. Bahkan, berdasarkan penerawangan tokoh agama asal Desa Tosaran, Kedungwuni, ust Khariri, bahwa ada dua makam keramat lagi yaitu milik Ronggojati dan mbah Maghtub, yang letaknya berada di pemakaman lama, dan kemarin juga ikut dipindahkan. Lokasi pemakaman baru sebelumnya sudah diratakan dan dipersiapkan untuk pemindahan ratusan jenazah.

Setidaknya ada 15 tenaga penggali dikerahkan untuk TPU Babalan Lor dan 25 tenaga penggali untuk TPU Babalan Kidul. Proses pemindahan makam ini dihadiri  Muspika kecamatan setempat dan para  keluarga jenazah.

Adapun, jumlah liang lahad di TPU Babalan Lor mencapai 316 jenazah, sedangkan Babalan Kidul sebanyak 320 jenazah. Usia makam bermacam, mulai dari 1 tahun hingga puluhan tahun. Beberapa ada yang tinggal belulang, namun ada juga jenazah kondisinya masih utuh.


Kepala Desa Babalan Kidul, Nursiswanto mengatakan, saat ini masih ada makam yang belum terdata. Selain itu beberapa pihak ahli waris ada yang tidak mengetahui posisi makam keluarganya karena tidak adanya nama yang tertera di batu nisan. Meski demikian, ia menegaskan, saat ini pendataan yang belum lengkap akan segera dikebut.

"Sampai siang ini, sudah ada 40 jenazah yang dipindahkan. Prosesi pemindahan dimulai dari sisi selatan. Di samping itu, rekan-rekan saya juga ada yang mendaftarkan pihak keluarga yang belum terdata," kata Nursiswanto, kemarin.

Untuk ganti rugi terhadap ahli waris, per jenazah sebesar Rp 1.740.000. Dana ganti rugi sudah termasuk untuk biaya pemindahan dan hal lain yang berkaitan dengan kebutuhan jenazah.

Ia menjelaskan, ratusan jenazah ini dipindah dari TPU lama ke lahan TPU baru yang jaraknya sekitar 200 meter. "Luas lahan TPU Babalan Kidul yang baru mencapai 1.340 meter persegi, lebih besar dibanding luas TPU lama yang hanya 1.034 meter persegi," terangnya.

Dikatakan, para warga bersama sejumlah kyai telah melakukan tahlil dan doa bersama di pemakaman lama pada malam sebelum pemindahan jenazah.

"Tadi malam kita sudah melakukan doa bersama. Bagaimana pun kita harus menghormati para pendahulu kita yang sudah meninggal, sehingga tidak asal pindah.Kami berharap, proses pemindahan malam ini dapat selesai sebelum Ramadan. Setidaknya tiga sampai empat hari selesai. "
Powered by Blogger.