Header Ads

Dinduk Capil Tambah Jam Pelayanan Selama Ramadhan

KAJEN - Bulan Ramadhan Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil Kabupaten Pekalongan berkomitmen untuk meningkatkan jam kerja pelayanannya, dari jam 8 pagi hingga jam 5 sore setiap hari kerja. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya pelayanan akan kebutuhan dokumen pribadi yang sangat tinggi menghadapi lebaran tahun ini. Demikian dikatakan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, SH, MSi saat melakukan kunjungan kerja di Dindukcapil,Senin pagi tadi (29/5). 
 
Lebih lanjut Bupati menyampaikan rasa terimakasihnya dan apresiasi pada para petugas pelayanan yang telah melayani rakyatnya dalam pembuatan dokumen publik dengan baik mengingat dari pantauan di lapangan, ada petugas yang sudah standby dari jam 5 pagi untuk melayani mereka mengambil pendaftaran.
 
“Ini yang patut kita apresiasi, secara umum ini berjalan baik. Kalau ada persoalan saya minta untuk dikomunikasikan supaya masyarakat tahu kapan harus datang, kapan harus mengambil dan kapan harus melengkapi dokumen. Jadi ada kepastian. Ini yang paling penting,” tegasnya. 
 
Ditambahkan Bupati, saat puasa pertama ini, pelayanan secara umum berjalan dengan baik, kalaupun ada beberapa kekurangan dalam pelayanan KTP yang disebabkan beberapa faktor, Bupati menegaskan bahwa dirinya akan menyelesaikan semuanya, termasuk yang lebih mendesak adalah publik space atau ruangan pelayanannya. 
 
“Tahun depan akan kita bangun kantor Dindukcapil yang lebih representatif,” janjinya. 
 
Terkait dengan ketersediaan blangko, Bupati memastikan bahwa blangko yang tersedia sangat cukup, bahkan ada margin sekitar 4000 blangko. “Kita ada blangko 20 ribu, sementara kebutuhan yang siap rekam e KTP ada 16 ribu. Jadi masih ada sisa 4 ribu blangko,” jelasnya. 
 
Sementara itu Sekretaris Dindukcapil Bambang Supriyadi mengatakan menjelang hari raya Idul Fitri dimana permintaan pelayanan KTP semakin meningkat, pihaknya akan berusaha menyelesaikan semuanya dengan tuntas, bahkan siap menambah jam kerja pelayanan. 

“Setiap hari ada sekitar 200 pemohon dan ini kita akan tuntaskan stiap harinya dengan menambah alat untuk mencetak,” katanya.
Powered by Blogger.