Header Ads

Wabup Harap Ada Rumah Sakit Rujukan Korban Narkoba Di Kabupaten Pekalongan

KAJEN Untuk mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba di masyarakat, Pemkab. Pekalongan menggelar kegiatan Pembinaan dan Penyuluhan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bagi Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat Kabupaten Pekalongan tahun 2017. Binluh dibuka oleh Wakil Bupati Pekalongan Ir. Arini Harimurti dan dihadiri oleh Ketua BNN Batang Teguh Budi Santoso, Kepala Depag Kabupaten Pekalongan, Sekretaris Daerah, Kepala OPD terkait dan Para Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama di Lingkungan Kabupaten Pekalongan.Kamis (30/03).

Wakil Bupati Pekalongan selaku Ketua Tim Koordinasi P4GN Kab. Pekalongan dalam sambutannya mengharapkan agar anak-anak dan juga para orang tua tidak terlibat narkoba. Dan untuk menanggulangi ini tentunya menjadi tanggungjawab bersama antara Pemerintah dan masyarakat. “Masa depan bangsa ini ada di pundak kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut Arini mengharapkan pencegahan dan penanggulangan bahaya narkoba ini menjadi suatu gerakan sehingga narkoba tidak dapat bebas berkeliaran dimana-mana. “Kepada BNN Batang, Saya berharap agar membentuk tim terpadu yang terdiri dari Polres dan juga Tim Medis untuk membedakan mana yang pecandu dan mana yang pengedar obat terlarang ini, mengingat banyak anak-anak kita yang hanya menjadi korban narkoba,” harapnya.

Arini juga mengharapkan ada rumah sakit di Kab. Pekalongan yang khusus menangani korban-korban narkoba karena bagaimanapun mereka adalah masa depan kita bersama dan kita semua tahu, ancaman sudah ada di depan mata kita.  

“Kalau anak-anak kita sudah terkena barang haram ini, maka bonus demografi yang harusnya kita dapatkan pada tahun 2035 nanti,  justru akan menjadi bumerang bagi kita. Oleh karena itu, mari kita bimbing anak-anak dan masyarakat kita untuk bebas narkoba,” tambahnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Kab. Pekalongan Hj. Sumarwati S.Pd menyampaikan bahwa tujuan diselenggarakannya acara tersebut adalah disamping untuk memberikan pemahaman kepada Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat tentang peran aktif dalam upaya melakukan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), juga untuk memberikan pemahaman kepada Organisasi masyarakat/lembaga keagamaan dalam upaya melakukan P4GN. “Hasil yang diharapkan adalah terwujudnya ketahanan masyarakat melalui kesiapan keluarga dalam menghadapi permasalahan yang menyangkut penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” jelasnya.

Ditambahkan Sumarwati, kegiatan Binluh ini diikuti oleh 80 orang peserta yang terdiri dari unsur perwakilan ormas keagamaan dan non keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, Perkumpulan Umat Kristiani, Perkumpulan Katolik, Parisada Hindu Dharma, Penghayat Kepribaden Jowo Jawoto, serta TP PKK kabupaten dan Kecamatan se Kab. Pekalongan. “Kami menghadirkan narasumber dari BNN Kab. Batang, Kantor Kesbangpol Kab. Pekalongan, Kantor Kementrian Agama Kab. Pekalongan dan Kasat Narkoba Polres Pekalongan,” tambahnya. 
Powered by Blogger.