Header Ads

TP PKK Kabupaten Pekalongan Bekerjasama Dengan BPJS Kesehatan Gerakan Deteksi Dini Penyakit Kanker Serviks Dan Kanker Payudara (IVA Test)

KAJEN  - Penyakit Kanker leher rahim (Serviks) dan Kanker Payudara merupakan momok yang menakutkan terutama bagi perempuan,karena merupakan salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi.Untuk itu, Tim Penggerak PKK Kabupaten Pekalongan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, Dinas PMD P3A dan PKB, dan BPJS Kabupaten Pekalongan melakukan gerakan deteksi dini kanker rahim dan kanker payudara (IVA Test/Sadaris) bagi kaum perempuan terutama Wanita Usia Subur (WUS) di Kota Santri. Launching gerakan ini dilakukan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Pekalongan Dra Hj Munafah AsipKholbihi di Puskesmas Kedungwuni I, Pada Kamis (06/04).

Dijelaskan Oleh Munafah bahwa gerakan ini telah dilaksanakn mulai tanggal 3 april.

"Ini gerakkan nasional sampai dengan tanggal 21 april,kami menargetkan minimal ada 1.425 orang yang akan mengikuti Test IVA yang akan dilaksanakan disetiap Puskesmas disetiap kecamatan,nantinya sepertinya lebih karena antusiasme masyarakat sangat luar biasa."


Sementara itu Kepala Layanan Operasional BPJS,Roza Meirina mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan promotif dari BPJS bagi peserta JKN-KIS.

"Seperti kita ketahui bahwa penyakit kanker serviks merupakan penyebab kematian kedua setelah penyakit kanker payudara,nantinya apabila hasil pemeriksaan peserta positif bisa mendapakan pelayanan kesehatan di fasilitas yang melakukan kerjasama dengan BPJS Kesehatan."

Dirinya berharap program ini kedepannya dapat meningkatkan Kualitas hidup bagi peserta BPJS JKN-KIS.

Kepala Dinas Kesehatan, Sutanto Setiabudi, menyatakan, jajaran kesehatan di Indonesia menghadapi dua beban berat, yakni penyakit menular yang masih tinggi dan penyakit tidak menular. Dikatakan,penyakit tidak menular sekarang angkanya naik, contohnya hipertensi,kencing manis, dan kanker. 

"Menurut hasil penelitian pada tahun 2013, angka kanker payudara di Indonesia sekitar 40 per 1.000, artinya jika ada 1.000 wanita usia subur atau WUS,maka ada 40 orang yang terkena kanker payudara. Sementara,
untuk kanker rahim angkanya 17 per 1.000."


Untuk itulah pihaknya sangat berterima kasih kepada  penggerak PKK dan jajarannya yang telah menggerakan kegiatan tersebut sampai ke desa-desa karena kegiatan tersebut dinilainya sangat bermanfaat.
Powered by Blogger.