Header Ads

Wabup Ungkap Pentingnya Transparasi Keuangan PMI Dalam Muskerkab

KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan, Ir. Arini Harimurti membuka secara langsung Musyawarah Kerja PMI Kabupaten Pekalongan (Muskerkab) di Rumah Dinas Wakil Bupati ,Kamis (30/03).

Dalam sambutannya Arini yang juga merupakan Ketua PMI Kab. Pekalongan mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada para relawan yang sudah mendharmabaktikan diri kepada kemanusiaan lewat PMI. Ditegaskan Arini bahwa Muskerkab hari ini merupakan amanah dari AD/ART PMI, dimana di forum ini akan dilaporkan kegiatan selama Tahun 2016 oleh Pengurus PMI dan akan disusun kegiatan selama tahun 2017. untuk itu dirinya berharap melalui Muskerkab yang merupakan keputusan tertinggi PMI akan dihasilkan keputusan yang bersifat strategis.

 “ Saya berharap PMI Kab. Pekalongan dapat melahirkan program atau kegiatan yang kreatif dan inovatif yang nantinya akan membawa kita ke arah yang lebih baik,” ujar Arini. 


Pada kesempatan tersebut Arini juga menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas publik dalam pengelolaan keuangan yang merupakan bentuk pertanggungjawaban PMI kepada masyarakat, para pendonor, mitra kerja serta anggota PMI. Oleh karena itu Arini menginstruksikan agar hal tersebut menjadi program prioritas PMI di Tahun 2017, disamping peningkatan kuantitas dan kualitas relawan PMI dan generasi muda PMI. 


Tak ketinggalan Arini juga mengingatkan akan arti penting Jumbara (Jumpa Bhakti dan Gembira) PMI Jateng yang akan digelar pada Juli mendatang sebagai kegiatan temu karya bagi relawan PMI dan akan dijadikan tolok ukur atau penilaian ketrampilan dan kiprah PMI di masing- masing daerah. Untuk itu Arini menghimbau agar persiapan untuk mengikuti Jumbara dilaksanakan sebaik mungkin. 


Terakhir Arini mengajak seluruh pengurus dan relawan PMI agar merancang kegiatan yang mampu meninggalkan sifat kemanusaiaan atau nilai-nilai positif khususnya pada anak-anak, dalam hal ini melalui PMR baik di tingkat Mula, Madya dan Wira.

 “ Mari kita tinggalkan sifat kemanusiaan yang positif bagi anak – anak kita sehingga gaung kemanusiaan tidak tergilas oleh kemajuan teknologi yang tengah melingkupi kehidupan anak – anak kita dan mengancam nilai-nilai kepribadian anak-anak kita,” tegasnya menutup sambutan. 

Powered by Blogger.