Header Ads

Seorang Pemuda 17 Tahun Tewas Tersambar Kereta Api

KAJEN - Sungguh tragis nasib Ahmad Ubaidilah (17) seorang buruh,warga Desa Babalan Kidul Rt.06 Rw.03 Kecamatan Bojong Kabupaten Pekalongan,dirinya nekat melintas di rel kereta api saat kereta hendak melintas hingga akhirnya tertabrak dan meninggal dunia pada sekira pukul 11.15 Wib,Kamis (30/03).

Kejadian bermula saat korban berboncengan dengan temannya,Yanto (18) menuju ke pasar hewan Tirto dengan mengendarai sepeda motor Scorpio G 4124 MK dari arah selatan ke utara,namun pada saat melintasi perlintasan rel Kereta Api tanpa palang pintu di Desa kampil Wiradesa terdapat kereta api K14 Argomurya dari arah barat jurusan jakarta - Semarang,Yanto mengaku saat itu sudah melihat kereta datang,namun korban tetap nekat melaju,hingga saat kereta mendekat,mesin motor mati.Yanto selanjutnya melompat sambil berusaha menarik korban namun tidak bisa,sehingga korban tertabrak dan terpental sejauh 25 meter,sedangkan sepeda motornya terseret 150 meter.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka parah dan meninggal di TKP,sedangkan sepeda motor miliknya rusak berat,selanjutnya Yanto pulang untuk melaporkan kejadian tersebut pada keluarga korban.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Ident Polres pekalongan dan Bidan Babalan wetan Kecamatan Bojong diketahui bahwa kejadian tersebut murni kecelakaan.Adapun pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas dan tidak menghendaki dilakukan autopsi

Powered by Blogger.