Header Ads

Pemuda Diharapkan Anti Narkoba Dan Peka Terhadap Permasalahan Sosial

KAJEN – Wakil Bupati Pekalongan Ir. Hj. Arini Harimurti, selaku Ketua P4GN (Pencegahan,Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba) Kabupaten Pekalongan secara resmi membuka Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba Tingkat Kabupaten Pekalongan Tahun 2017 di Gedung Pemuda Jl. Teuku Umar Kajen,Selasa (07/03).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh OPD terkait dan para narasumber yang berasal dari BNN Kabupaten Pekalongan dan KPAI.




Wakil Bupati Ir. Hj. Arini Harimurti berharap pemuda yang menjadi kader dalam kegiatan ini agar bisa sebagai kekuatan moral, mulai dari diri sendiri.Dirinya juga berharap agar pemuda sebagai kontrol sosial, dimana para pemuda memiliki rasa kepedulian dan kepekaan terhadap permasalahan sosial termasuk dengan narkoba. 

Selain itu Wakil Bupati menyampaikan harapannya kepada para pemuda untuk mampu menjadi agen perubahan.


 “Para pemuda diharapakan mampu menjadi agen perubahan yang artinya bahwa adik-adik dapat merubah hal-hal yang kurang bagus menjadi bagus, dan ide kreatif dari para pemuda sangat kita nantikan,” harapnya.





Sementara itu Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar), Ir. M. Bambang Irianto, M.Si dalam laporannya menyampaikan tujuan pelatihan yaitu untuk memberikan pemahaman bagi para pemuda sebagai generasi penerus agar berperilaku hidup sehat, kemudian agar peserta pelatihan lebih memahami akan bahaya dari narkoba serta menciptakan kader anti narkoba yang berkualitas.


Lebih lanjut, Bambang, mengutarakan bahwa pelatihan digelar selama dua hari yaitu Selasa sampai Rabu (7 – 8 Maret 2017) dengan jumlah peserta berjumlah 50 pemuda yang mewakili desa-desa dari 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Pekalongan. 

“Diharapkan pemuda bisa menjadi benteng anti narkoba di masing-masing desa,” tandasnya.


Para peserta sebelum mengikuti mengikuti pelatihan diharuskan mengikuti tes urine yang dilakukan oleh tim kesehatan dari BNN Kabupaten Pekalongan. Dan dari hasil tes urine tersebut, tak satu pun peserta yang positif menggunakan narkoba.
Powered by Blogger.