Header Ads

Pemkab Ajukan Dana Rehabilitasi 20 Miliar Guna Penanganan Paska Bencana Di Kabupaten Pekalongan

KAJEN - Bupati Pekalongan,Asip Kholbihi mengungkapkan bahwa Pemkab Pekalongan mengusulkan dana sebesar Rp.20 miliar ke pusat untuk penanganan paska bencana di Kota Santri. Kerusakan infrastruktur akibat bencana di sejumlah wilayah, baik longsor maupun banjir rob, rencananya akan ditangani melalui dana rehabilitasi rekonstruksi dari BNPB tersebut,Rabu (22/03).

Bupati mengatakan, paska rentetan bencana terjadi,baik longsor di dataran tinggi maupun banjir rob di pesisir,menimbulkan berbagai kerusakan infrastruktur. Mulai dari jalan,jembatan serta fasilitas umum lainnya.

"Jalan-jalan yang di pesisir Pantura Pekalongan rusak parah dan butuh ditangani. Sedangkan di dataran tinggi akibat longsor juga beberapa ruas jalan dan jembatan rusak," kata Asip.

Ia menjelaskan, atas banyaknya kerusakan yang timbul ini. Pihaknya mengusulkan anggaran  perbaikan ke pusat.

"Makanya kita mencoba mengajukan anggaran rehabilitasi rekonstruksi ke pusat, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)," jelas Asip.

Dikatakan, melalui anggaran ini diharapkan sarana dan fasilitas umum yang rusak akibat terdampak bencana dapat diperbaiki. Sehingga aktivitas warga terdampak bencana dapat kembali normal.

"Doakan saja,semoga dananya cepat turun," kata bupati.

Seperti diketahui, tingginya curah hujan di akhir 2016 hingga awal 2017 lalu, mengakibatkan berbagai bencana di Kabupaten Pekalongan.Seperti bencana tanah longsor di daerah dataran tinggi, meliputi Kandangserang, Petungkriyono dan Lebakbarang. Banyak jalan maupun jembatan yang ambles dan tergerus longsor.

Sedangkan di wilayah pesisir, banjir rob berbulan-bulan merendam permukiman warga. Akibatnya, sejumlah sarana umum seperti sekolah,tempat ibadah, serta akses jalan tergenang luapan air laut tersebut.Hal ini membuat infrastruktur di wilayah pesisir rusak karena terlalu lama tergenang rob.

Warga pun turut berharap agar penanganan paska bencana dapat segera dilakukan, khususnya warga pesisir.

"Kami berharap segera ada penanganan. Kemarin saya turut senang mendengar adanya kabar bahwa bendungan raksasa  untuk menanggulangi rob bakal dibangun. Sebagai warga saya merasa senang mendengar kabar demikian. Diharapkan segera terealisasi," tandasnya.
Powered by Blogger.