Header Ads

Minta Sumbangan Malah Curi Sepeda Motor

KAJEN - Kasus pencurian sepeda motor dengan motif meminta sumbangan kembali terjadi.Kali ini Pelakunya adalah Warga indramayau yang ngekost di Daerah Poncol Kota Pekalongan,Adi Sofyan bin Sutara (36),Dirumah H.Kaminoto Sambong Batang,pada Selasa (14/03).

Kapolres Batang,Juli Agung Pramono mengungkapkan bahwa pelaku biasa berkeliling jalan kaki untuk mencari sumbangan untuk sebuah yayasan Panti Asuhan di daerah Indramayau.

"Saat sampai di TKP,pelaku mencoba dodog-dodog (Mengetuk pintu) rumah H.Noto namun tidak ada yang menjawab,kemudian ke pintu belakang dan lihat sepeda motor lengkap dengan kuncinya yang masih menempel.Kemudian pelaku mempunyai dua option (pilihan),kalau ketuk lagi penghuninya menjawab pelaku tidak mencuri tapi kalau ketuk lagi tidak ada yang jawab dia akan curi.Ternyata setelah diketuk ketuk tidak ada yang jawab lagi sehingga pelaku membawa kabur sepeda motor tersebut lengkap dengan helm dan bablas sampai Kecamatan Juntimpat Kabupaten Indramayu Jawa Barat."

Setelah mendapat laporan pihaknya langsung berangakat untuk ngecek,dari CCTV terlihat seseorang yang tidak dikenal sehingga gambarnya dizoom dan setelah itu pihaknya keliling ke semua pesantren dari batang sampai kendal.

"Sampai diwarung asem ada yang kenal dan memberi tahu bahwa pelaku ngekost di daerah poncol kota pekalongan,selanjutnya kita datangi ternyata pelaku tidak ditempat setelah kita tunggu pada pagi harinya,pelaku kembali langsung kita tangkap ternyata baru pulang dari Indramayu.Pertama tidak mau mengaku namun setelah kita perlihatkan CCTV nya baru mengaku."

Selanjutnya,Aparat Kepolisian malam itu juga berangkat ke Indaramayu untuk mengambil barang bukti.

"Pelaku kini dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman hingga lima tahun penjara."

Pelaku Adi Sofyan (36) ketika dimintai keterangan mengungkapkan bahwa dirinya mencuri lantaran kebutuhan.

"Sehari-hari saya cari sumbangan untuk sebuah yayasan di Indramayu,setoran ke Pesantren lima belas hari 150 ribu,Motornya belum dijual,itu saya cuma khilaf."


Powered by Blogger.