Header Ads

Lorenzo Ungkap Motivasi Gabung Ducati, Kritik Bos Yamaha

Lorenzo Ungkap Motivasi Gabung Ducati, Kritik Bos Yamaha Keinginan menjadi juara dunia di motor yang berbeda melatarbelakangi kepindahan Jorge Lorenzo ke Ducati. Dia juga mengkiritik pernyataan bekas bosnya di Yamaha.

Lorenzo mengumumkan meninggalkan Yamaha, tim yang telah diperkuatnya selama sembilan tahun, untuk hijrah ke Ducati di awal musim 2016. Pebalap Spanyol itu menjadi salah satu yang paling dinantikan kiprahnya di musim baru yang akan bergulir pekan depan.

Pasalnya, sampai sekarang hanya juara dunia MotoGP dua kali Casey Stoner yang bisa menjinakkan motor Desmosedici. Mantan pebalap asal Australia itu sukses membawa Ducati menjadi nomor satu di 2007, lalu finis kedua dan keempat di dua tahun berikutnya.

Lorenzo sendiri bukannya tanpa kesulitan dengan tim barunya itu. Dalam sesi ujicoba pramusim yang sudah dilakoni, juara dunia tiga kali itu mendapatkan hasil yang kurang memuaskan.

Alhasil, mulai muncul kekhawatiran Lorenzo akan bernasib sama seperti Valentino Rossi yang gagal bersama Ducati. Meski demikian, Lorenzo tidak akan menyerah untuk memaksimalkan periodenya di pabrikan Italia itu.

Dalam kesempatan itu, Lorenzo turut mengungkapkan kekecewaannya dengan direktur olahraga Yamaha Maio Meregalli. Belum lama ini, Meregalli pernah menyatakan, "atmosfer di tim sekarang lebih tenang" setelah Maverick Vinales masuk menggantikan Lorenzo.
(Detik.com)
Powered by Blogger.