Header Ads

Debu Proyek Tol Sebabkan Warga Tidak Nyaman Sampai Sakit ISPA


KAJEN - Bosan dengan Debu akibat proyek jalan tol,puluhan warga Kecamatan Sragi melakukan aksi unjuk rasa di pertigaan Jalan Raya Sragi, Kamis (16/3).
Warga Sragi meminta pelaksana jalan tol Pemalang-Batang, PT SMJ agar segera membersihkan material tanah yang berhamburan dijalan.
Dian Pusparini (33),warga Sragi  Rt.02 Rw.14 mengaku mengikuti unjuk rasa tersebut karena merasa prihatin karena debu menyebabkan udara kotor apalagi rumahnya berada persis dipinggir jalan raya.
"Anak saya sampai masuk rumah sakit dua minggu,sakit ISPA,batuk karena debu,di puskesmas satu minggu,kemudian di RS Budi Rahayu satu minggu," keluhnya.
Dian mengatakan bahwa dirinya sangat mendukung program pemerintah tersebut,namun jangan sampai mengganggu kenyamanan warga.
"Kalau hujan jalan jadi licin karena tanah berceceran dijalan,kalau panas jadi debu.kalau hujan jalan licin banyak pengendara yang terjatuh akibat licin."
Bahkan jemuran pakaian yang selesai dicuci kembali kotor akibat terkena debu dari proyek tersebut.
"Baju dicuci bukannya bersih malah kotor,debunya nempel semua.Tiap hari harus pake masker ,debu masuk rumah,jalan juga pada rusak," ungkapnya.
Unjuk rasa tersebut juga diamankan oleh Aparat Polres Pekalongan.Setelah unjuk rasa di persimpangan jalan, warga kemudian mendatangi kantor Lurah Sragi, Kecamatan Sragi.
Powered by Blogger.