Header Ads

ASN Kabupaten Pekalongan Diwajibkan Beli Beras Lokal KTNA

KAJEN - Pemkab Pekalongan mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkungan Pemkab untuk membeli beras petani,Hal tersebut terungkap saat peluncuran program beras bagi ASN di Sekretariat Kontak Tani Andalan (KTNA) Desa Kebonagung,Kamis (30/03).

Dalam kegiatan tersebut sudah tersedia 635 kantong beras yang masing-masing berisi 5kg,Bupati dan wakil Bupati dalam kegiatan tersebut secara simbolis melakukan pembelian pertama masing-masing 10 kg.

"Bisa kita lihat ini stocknya sudah sangat siap,nantinya akan diantar ke kantor -kantor,per kapita ASN awalan nantinya masing-masing minimal 5 kg,sedangkan jumlah PNS kita bersama polri,TNI dan lain-lain sekitar 10 ribu.bisa dikali 10 ribu x 5 kg  x 12 bulan total bisa mencapai 1200 ton per tahun alias 6 miliar rupiah,nantinya uang sebesar ini akan berputar di KTNA kabupaten Pekalongan dan menjadi stimulus bagi para petani."

Bupati mengatakan bahwa walaupun kabupaten pekalongan surplus beras namun belum riil,sehingga dirinya berharap setelah adanya program pembelian beras petani oleh ASN bisa terwujud surplus beras secara riil dan dirasakan manfaat dan keuntungannya oleh petani.

"Kita jual ke pegawai ASN harganya Rp 11.000 per kg karena ini beras super,ini menambah keuntungan petani,tapi kalau kita jual ke bulog hanya Rp 7.500 per kg."

Nantinya kedepan semua hasil panen dikabupaten pekalongan akan dijual ke KTNA.

"Ini juga akan mengeliminir peran tengkulak,karena saat panen dibeli tengkulak dari luar daerah akan rendah posisi tawarnya,tapi kalau kita panen sendiri,dibeli sendiri pasti petani akan lebih berpihak ke sini KTNA."

Kedepan,Bupati berencana akan melakukan program-program serupa melalui KTNA seperti Palawija,perkebunan,dan ikan segar.

Sementara itu Ketua KTNA Kabupaten Pekalongan H.Kardono mengungkapkan bahwa pihaknya menjamin stocknya tercukupi.

"Ini beras super tanpa pemutih,campurannya ada beras menir wangi sehingga menambah pulen dan wangi."
Powered by Blogger.