Header Ads

92 Pasangan Ikuti Itsbat Nikah Agar Dapat Dokumen Sah


KAJEN    Melihat masih bnyaknya pasangan suami istri di Kabupaten Pekalongan yang belum didaftarkan pernikahannya di Pengadilan Agama menjadikan Pemkab. Pekalongan melalui Kegiatan APBD Tahun 2017 bekerjasama dengan Kementrian Agama dan Pengadilan Agama  melaksanakan penetapan terhadap mereka yang sudah melaksanakan akad nikah secara syar”i agar bisa mendapatkan dokumen kependudukan yang syah. 
 
Kegiatan Sidang Itsbat nikah tersebut dilaksanakan pada Rabu pagi tadi (1/3) di Kecamatan Paninggaran Kabupaten Pekalongan dalam acara launching Pelayanan Terpadu Itsbat Nikah, Pencatatan Perkawinan dan Akte Kelahiran Kabupaten Pekalongan. Acara dihadiri oleh Bupati Pekalongan, Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Tengah, Wakil Bupati Pekalongan, Ketua DPRD, Perwakilan FKPD, Ketua Pengadilan Agama Kajen dan Para Kepala OPD terkait serta 92 pasangan nikah yang akan diistbatkan. 
 
Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, MSi dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan diselenggarakannya pencatatan pernikahan ini adalah untuk mendolkatkan dokumen syah tentang pernikahan dengan mendapatkan dokumen nikah sehingga anak-anak mereka nantinya bisa mendapatkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan sebagaimana layaknya yang anak-anak lain miliki secara resmi.
 
 “Anak-anak yang lahir ketika orang tuanya belum menikah secara resmi yang ditetapkan oleh Pengadilan Agama, maka anak-anak ini tidak bisa mendapatkan akte kelahiran,” jelas Bupati. 
 
Ditambahkan Bupati, hari ini Pemkab. melauncing pelayanan terpadu untuk Itsbat Nikah, Pencatatan Perkawinan dan Pencatatan Kelahiran dengan sidang yang singkat, dengan 1 hakim dan 2 panitera, lengkap dengan dokumen yang telah disiapkan mulai dari dokumen catatan sipil dan Kemenag. Dengan sidang yang singkat ini diharapkan bisa selesai semua dokumen yang dibutuhkan masyarakat. 
 
“Ini butuh komitmen kita untuk menjadi pelayan masyarakat yang baik, tentunya berkaitan dengan bagaimana masyarakat ini mendapatkan dokumen kependudukan yang syah,” ujar Asip. 
 
Di bagian lain Ketua Pengadilan Tinggi Agama Provinsi Jawa Tengah Drs. H. Mansyur Nashir, SH, MH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi pada Bupati Pekalongan yang telah mendukung penuh atas terselenggaranya acara ini. Begitupun dengan capil dan Kemenag sebagai pelaksana pada kegiatan tersebut. 
 
“Masih banyak perkawinan yang belum tercatat sehingga banyak akte kelahiran tidak bisa diterbitkan,” ujarnya. 
 
 
Ditambahkannya bahwa pelaksanaan sidang itsbat ini adalah untuk membantu masyarakat tidak mampu untuk memperoleh pelayanan yang dibutuhkan dengan gratis dan mudah. “Saya harap aparat PA untuk teliti dalam memproduksi administrasi peradilan ini. Tolong laksanakan dengan cermat, dan hindari kesalahan dalam pembuatan Berita Acara Sidang sehingga tidak berakibat fatal pada produk hukumnya,” pesan H, Mansyur. 
 
Sementara itu Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Pekalongan Drs. H. Ahmadi, SH, MH melaporkan bahwa kegiatan Sidang Itsbat ini akan dilaksanakan di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Paninggaran sekaligus launching kegiatan ini yang berlangsung pada hari ini, kedua di Kecamatan kandangserang pada tanggal 8 Maret 2017, dan ketiga di Kecamatan Lebakbarang pada tanggal 15 Maret 2017. 
 
“Sampai hari ini telah tercatat 92 pasangan yang akan diitsbatkan. Semoga di hari berikutnya bisa bertambah karena di kecamatan Lebakbarang masih 2 minggu lagi untuk pengambilannya,” tambah Ahmadi.
Powered by Blogger.