Header Ads

Dandim 0710/Pekalongan Ajak Bertani Sebagai Pekerjaan Idola

KAJEN - Setelah beberapa waktu yang lalu Dandim 0710 / Pekalongan Letkol Heri Bambang Wahyudi mengajak para Gapoktan dan Petani di Wilayah Kab.Pekalongan untuk bersinergi guna mencapai Swasembada Pangan ,kini giliran di hadapan para Gapoktan,Lurah Serta Perwakilan Petani dari Wilayah Kota Pekalongan,Senin (13/2) Di Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan.

            Dandim 0710/ Pekalongan Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi mengajak untuk menjadikan sektor pertanian sebagai pekerjan yang di idolakan.
 

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Pekalongan Ir.Agus Jati Waluyo dalam sambutannya menyampaikan bahwa koordinasi ini sebagai upaya untuk mencapai target yang sudah di canangkan pemerintah yaitu Swasembada Pangan.

"Diharapkan dengan kita bisa bersinergi maka target yang kita emban akan terasa lebih ringan,” Ungkap Agus.

Dandim 0710/ Pekalongan Letkol Inf Heri Bambang Wahyudi menambahkan bahwa secara umum dan nasional untuk tahun kemarin program swasembada beras sudah  sukses.

"Untuk tahun kemarin negara kita sudah tidak mengimpor beras lagi,bahkan bisa meng Eksport ke luar negeri,dan surplus 1,7 jt ton untuk tahun kemarin,itu semua bisa tercapai apabila kita mempunyai kemampuan untuk upsus itu sendiri,adalah upaya upaya kusus dalam mencapai target tersebut,untuk sekarang kita sudah mencapai 89% dari target yang sudah dicanangkan, sehingga untuk mencapai target 100% sampai bulan maret masih ada 11% lagi," jelasnya.

TNI memberikan pendampaingan kepada gapoktan atau petani,bertujuan untuk mendorong percepatan  pertanian dan pembangunan di Daerah.

“Saya berharap ,bahwa sektor pertanian bisa  menjadi idola,menjadi andalan,bahwa jadi petani juga bisa menjadi sukses,mari kita tekan para tengkulak tengkulak ini sehingga harga panen bisa dirasakan betul oleh petani,"

 Dandim juga mencontohkan tentang pertanian dengan sistim  Sentra Terpadu sehingga hasil dari pada panen petani ini bisa di tampung sehingga petani tidak di pusingkan dengan harga waktu panen.

"Dengan koordinasi ini mudah mudahan target terpenuhi, petani juga lebih maju,apabila ada kendala di lapangan monggo disampaikan  sehingga kendala kendala tersebut segera teratasi dan tidak menghambat dalam rangka percepatan hasil pertanian,” pungkasnya.
Powered by Blogger.