Header Ads

Pembinaan Kepada Jajaran Dikdas


KAJEN – Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH. M.Si beserta Wakil Bupati Pekalongan, Ir. Hj. Arini Harimurti dan Sekretaris Daerah Kab. Pekalongan, Dra. Hj. Mukaromah Syakoer, MM, Senin lalu (14/11) memberikan pembinaan secara langsung kepada para Kepala UPT. Pengawas, Penilik, Guru TK, Guru SD dari 3 kecamatan yaitu Kecamatan Kajen, Sragi dan Petungkriyono.
 
Acara yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Pekalongan tersebut direncanakan secara rutin akan dilaksanakan, yaitu seminggu sekali hingga 13 Desember mendatang, secara bergantian bagi seluruh Kepala UPT. Pengawas, Penilik, Guru TK, Guru SD di Kab. Pekalongan yang total berjumlah 1.223 orang hingga seluruhnya akan mendapatkan pembinaan dari Bupati, Wakil Bupati serta Sekretaris Daerah Kab. Pekalongan.
 
Mengawali pembinaannya, Bupati menyampaikan terimakasih atas inisiatif pelaksanaan acara hari ini karena menurutnya hal tersebut cukup penting sebagai sarana berkomunikasi untuk membangun bidang pendidikan di Kab. Pekalongan agar semakin maju. Pada kesempatan tersebut Bupati menyampaikan berbagai hal, diantaranya terkait posisi strata sosial Aparatus Sipil Negara (ASN) dalam hal ini guru yang ditempatkan sebagai “Patron” atau panutan masyarakat, untuk itu Asip menghimbau agar dalam melakukan atau mengambil langkah harus berhati-hati. 
 
“Guru itu digugu dan ditiru, untuk itu guru harus memberikan pendidikan dengan baik terutama terkait persoalan-persoalan yang menyangkut etika, dan prestasi akademik, yang salah satu penilaiannya adalah dari sosio efek yang dihasilkan,” ujarnya.
 
Ditegaskan Asip bahwa pendidikan adalah hal yang sangat vital bagi pengembangan bangsa, untuk itu kita harus bekerja keras mengembangkan pendidikan agar anak- anak kita menjadi lebih maju, dan lebih hebat, dimana salah satu faktor penentu keberhasilannya adalah kualitas gurunya. Menurut Asip kemajuan pendidikan harus terus diupayakan dengan menganalisa kekuatan dan kelemahan yang dimiliki. Ditegaskannya bahwa dirinya dan Arini bertekad membawa spirit baru, untuk itu kepada para guru, Asip berpesan agar bersungguh-sungguh dan bertanggungjawab dalam mendidik sedangkan hal yang menyangkut infrastruktur dan suprastruktur pendidikan yang menjadi wilayah mereka, akan diselesaikan step by step.
 
Sementara itu terkait mutasi atau rotasi, ditegaskan Asip bahwa yang akan dikedepankan adalah aspek pemerataan atau distribusi, namun tidak menutup kemungkinan penerapan pendekatan geografis, untuk itu Asip mengingatkan agar hal semacam itu jangan dipermasalahkan karena sesuai sumpah janji yang telah diambil pada saat dilantik menjadi PNS tercantum diantaranya adalah kesiapan untuk ditempatkan dimana saja. Menurutnya  saat ini yang sangat penting dilaksanakan adalah bagaimana menciptakan sekolah yang ramah terhadap anak, sehingga anak akan betah berada di sekolah, dan pada akhirnya akan meningkatkan prestasi mereka, untuk itu Asip menghimbau agar para guru dapat merubah mind set / cara pandang dan juga culture set mereka. 
 
“ Kami juga akan menerapkan reward and punishment, untuk itu saya nitip pesen, tolong saling mengingatkan jika ada kawan kita yang akan keluar jalur, ayo lebih semangat, ojo maen-maen lagi, karena sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat bagi orang lain, untuk itu kesempatan yang sudah dimiliki Saudara jangan disia-siakan,” imbaunya.
 
Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Pekalongan dalam pembinaannya mengucapkan terimakasih atas kerja keras dan keikhlasan para guru dalam mendidik dan membentuk generasi penerus bangsa yang cerdas dan berkarakter, meski secara jujur diakui Arini bahwa dirinya dan Pak Asip belum puas dengan prestasi yang diraih oleh dunia pendidikan Kab. Pekalongan yang baru berada pada posisi middle. 
 
“ Oleh karena itu mari mulai saat ini kita tekadkan diri kita untuk memperbaiki diri, apalagi kita adalah patron atau teladan bagi masyarakat untuk itu kita harus memiliki kelebihan-kelebihan yang positif,” tegasnya.  
 
Melengkapi pembinaan, Sekretaris Daerah Kab. Pekalongan mengungkapkan pentingnya ASN khususnya guru memahami berbagai aturan yang mengikat mereka, Mukaromah mengibaratkan hal tersebut seperti foto berbingkai, dimana foto tersebut adalah ASN dan bingkainya merupakan aturan-aturan yang mengikat mereka. Oleh karena itu Mukaromah menghimbau agar ASN terus memegang teguh aturan yang mengikat tersebut.
 
 “ Dana sertifikasi yang digelontorkan setiap tahunnya  untuk Kab. Pekalongan saja sudah 187 Milyar, oleh karena itu bekerjalah dengan sungguh-sungguh, tingkatkan kinerja dalam rangka mendidik anak didik kita, Mari Satukan pikiran, suara dan langkah kita untuk Pekalongan yang lebih sejahtera,” imbaunya. 
 
Pembinaan yang juga dihadiri oleh Kepala BKD dan Kepala Inspektorat Kabupaten Pekalongan tersebut ditutup dengan dialog antara Bupati dengan para peserta pembinaan.
Powered by Blogger.