Header Ads

Puluhan Tempat Karaoke Di Kabupaten Pekalongan Belum Berijin

KAJEN - Dari sekitar 34 tempat karaoke yang ada di kabupaten pekalongan hanya sembilan tempat
usaha karaoke yang mengantongi ijin resmi. Puluhan tempat karaoke lainnya masih liar atau belum memiliki ijin dari pemerintah daerah.Ditengarai beberapa tempat karaoke menyediakan Minuman Keras dan Pemandu Lagu/PSK.

"Dari yang belum berijin itu, ada beberapa yang sudah mengajukan
proses perijinannya. Namun, perijinan rata-rata terkendala oleh
penolakan dari masyarakat di sekitar lokasi tempat karaoke itu," ujar
Kepala Satpol PP Kabupaten Pekalongan, Alif Afrianto SIP, Kamis
(29/9).

Dikatakan, pihaknya rutin melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap
pemilik atau pengelola tempat hiburan malam tersebut. Diharapkan, bagi
pengusaha yang belum berijin untuk segera mengurus perijinannya.

Ditambahkan, penertiban terhadap rumah atau warung-warung di eks
Lokalisasi Kebunsuwung yang masih beroperasi juga akan dioptimalkan
lagi. Menurutnya, di eks lokalisasi itu masih ada 19 rumah yang
dijadikan tempat karaoke, sedangkan 13 warung lainnya sudah tutup.
Menurutnya, meskipun seluruh pemilik tempat hiburan di eks lokalisasi
itu sudah membuat surat pernyataan tidak akan menyediakan Pekerja Seks
Komersil (PSK) atau tidak membuka praktik prostitusi, namun
diindikasikan di tempat itu masih ada PSK.

Sementara itu, Bupati Pekalongan, H Asip Kholbihi SH MSi, dalam rapat
penegakkan perda di Kabupaten Pekalongan, menyatakan, nilai
religiusitas telah menjadi komitmen dan visi pemerintah daerah
Kabupaten Pekalongan. Untuk itu, dirinya menegaskan bahwa harus ada
ikhtiar dari jajaran Pemkab Pekalongan untuk melakukan amar maruf nahi
mungkar, di antaranya dalam mensikapi keberadaan tempat hiburan, rumah
karaoke, dan praktik prostitusi.

Dalam rapat itu, Asip memberi masukan bagaimana menyikapi kondisi
tersebut, yaitu bagi lokasi atau tempat usaha yang tidak berijin agar
ditempel stiker 'BELUM/ TIDAK BERIJIN'. Setelah itu, tunggu respon
pemiliknya dan lakukan pendekatan, beri catatan, serta beri dan buat
timeline.

"Jika tindakan awal ini sudah dilakukan namun pemilik usaha
tidak mengindahkan atau tetap tidak mengurus ijin, maka tindak tegas
dengan menutup lokasi atau usaha tersebut," tandasnya.
Powered by Blogger.