Header Ads

523 Siswa Ikuti Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI)

KAJEN – Sebanyak 532 siswa siswi Sekolah Dasar se Kabupaten Pekalongan yang berasal dari 19 Kecamatan, hari ini (Rabu, 18/10) mengikuti Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) Tingkat Kabupaten Pekalongan Tahun 2016 di Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan. 
 
Menurut Ketua Pengurus KKG PAI  Kabupaten Pekalongan H. Malikin, SPd.I dalam laporannya, Kegiatan Lomba yang sudah ke 19 kali digelar tersebut dilaksanakan dengan harapan agar dapat memperluas pengetahuan (kognitif) siswa dalam memahami pengetahuan tentang Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar. Dan juga dapat membimbing dan membentuk akhlak siswa sejak usia dini. “Kegiatan Lomba ini sekaligus untuk meningkatkan gairah untuk menghayati dan mengamalkan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya. 
 
Ditambahkan Malikin, Lomba MAPSI ini dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Kecamatan hingga tingkat Propinsi dan akan memperebutkan juara 1,2 dan 3. “Bagi peserta yang memperoleh juara 1 nantinya dapat mewakili Lomba Mapsi  SD tingkat Propinsi Jawa Tengah pada tanggal 11 hingga 13 Nopember mendatang,” jelasnya. 
 
Lebih lanjut Malikin menjelaskan, lomba MAPSI SD ke 19 Tahun 2016 yang digelar di Kecamatan Talun Kabupaten Pekalongan tersebut melombakan 13 cabang lomba putra-putri, antara lain : Pengetahuan PAI, Pengetahuan BTQ, Gerakan Bacaan Sholat dan tartil Al Qur’an (GEPSATA), Lomba TIK Islami, LCC PAISUM, Lomba Adzan, Musik Rebana, Khot Kaligrafi, Tilawatil Qur’an, Hifdzil Qur’an, Teks Khotbah, dan Teks Cerita Islami serta Lomba Macapat Islami.
 
Sementara itu Bupati Pekalongan dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Pekalongan Catur Elmiyanti saat pembukaan lomba mengatakan bahwa program pembangunan manusia Indonesia seutuhnya termasuk didalamnya pembinaan mental spiritualnya.  “Maka pengembangan estetika melalui kreativitas seni Islami melalui Lomba Mapsi ini merupakan sarana efektif dalam meningkatkan rasa keimanan serta memperkokoh rasa ketaqwaan pelajar,” kata Catur.
 
Ditambahkan Catur, selaras dengan tema lomba Mapsi kali ini yaitu “Dengan Lomba Mapsi SD ke 19 tahun 2016 Kita Tingkatkan Semangat Berlomba, Berkarya dan Bergembira untuk Mewujudkan Pendidikan yang Bermutu”, maka perlu kesadaran kita bersama bahwa potensi para pelajar merupakan modal pembangunan untuk membentuk karakter bangsa yang Islami dan Qur’ani. “Sholeh dan berakhalakul karimah inilah merupakan pengejawantahan nilai dan budaya Islami,” tambahnya.
 
Adapun tujuan Mapsi ini adalah untuk mendorong peningkatan kualitas Pendidikan Agama Islam, meningkatkan pemahaman konsep dan praktek Pendidikan Agama Islam, meningkatkan pembinaan penyaluran bakat siswa dalam seni islami dan sebagai ajang selelsi untuk pemilihan pelajar yang berprestasi untuk mewakili Kabupaten ke tingkat Provinsi pada bulan Nopember mendatang di Blora.
Powered by Blogger.