Header Ads

Mediasi PT Bamatex Dikawal Aparat

KAJEN - Polres Pekalongan terlihat mengawal mediasi rapat Tripartit perselisihan hubungan industrial antara PT. Bamatex dengan Sekitar 35 orang dari perwakilan pekerjanya.Di ruang rapat Dinsosnakertrans Kab. Pekalongan pada hari Selasa (13/9).

Rapat mediasi tersebut dipimpin Kasilinakertrans Dinsosnakertrans Kab. Pekalongan Sdr. Tri Haryanto, diikuti oleh perwakilan pihak PT. Bamatex Sdr. Damirin dan pengurus  FPBI Kota Pekalongan Sdr.  Purwadi.

Kasat Intelkam Polres Pekalongan AKP GN Simatupang mengatakan bahwa anggotanya tetap mengikuti setiap mediasi permasalahan hubungan industrial baik Bipartit ataupun Tripartit karena disitu bisa muncul gangguan kamtibmas lainnya.

"Karena tugas kita adalah mendeteksi setiap kemungkinan-kemungkinan gangguan kamtibmas yang muncul sejak awal sehingga dapat sebagai masukan bagi pimpinan pada saat akan mengambil kebijakan."

Mediasi tersebut dikarenakan adanya pemutusan pekerja kontrak sebanyak 109 orang dan PHK terhadap 8 karyawan oleh pihak PT. Bamatex.

Dari pengurus FPBI Kota Pekalongan yang diwakili oleh Sdr.  Purwadi mengatakan beberapa tuntutannya yaitu :
1. Agar pihak perusahaan membayar  upah Juli dan Agustus terhadap karyawan yg di PHK / masa kontrak habis.
2. Mempekerjakan kembali seluruh karyawan dengan masa kontrak habis dengan status karyawan tetap.
3. Seluruh karyawan PT. Bamatex diangkat menjadi karyawan tetap.
4. Membatalkan PHK
5. Mempekerjakan 8 karyawan yang di PHK dengan posisi semula.

Adapun hasil sementara yaitu belum ada kesepakatan antara serikat pekerja dengan pihak perusahaan,rencananya dari Dinas akan memfasilitasi mediasi kembali namun untuk waktu belum ditentukan.
Powered by Blogger.