Header Ads

SMPN 1 Wonopringgo Dan Kecamatan Paninggaran Juarai "Kajen Batik Karnival 2016"

 
       KAJEN – Sebanyak 49 tim yang terdiri dari 30 tim dari SMP/SMA/SMK dan 19 tim perwakilan dari kecamatan menampilkan hasil kreasinya dalam "Kajen Batik Karnival 2016" di depan Bupati Pekalongan, H. Asip Kholbihi, SH. M.Si beserta Ibu Dra. Hj. Munafah Asip (Ketua Dekranasda Kab. Pekalongan), Ketua DPRD Kab. Pekalongan dan Sekretaris Daerah Kab. Pekalongan beserta para Kepala SKPD di lingkungan Pemkab. Pekalongan. Minggu siang (28/8).
 
       Tampak ribuan penonton antusias menyaksikan event yang baru pertama kali digelar di Kajen tersebut. Meski panas terik, para peserta tetap semangat berlenggak - lenggok di sepanjang Boulevard Rumah Dinas Bupati Pekalongan dengan mengenakan kreasi kostum yang dibuat menggunakan kain batik khas Pekalongan. Event yang digagas oleh Dekranasda Kab. Pekalongan tersebut menurut Kristina Septi Wijaya (Kabid UMKM Disperindagkop dan UMKM)  diharapkan dapat lebih mengenalkan batik Pekalongan kepada khalayak, agar gaung Pekalongan sebagai pusat batik atau dapur batik dunia, akan lebih mendunia.
 
       Dijelaskan Septi bahwa seluruh kostum yang ditampilkan dalam Kajen Batik Karnival 2016 merupakan desain dari masing-masing peserta sendiri, yang diakui Septi  persiapannya sangat terbatas waktunya, itulah yang menurutnya kedepan menjadi evaluasi oleh penyelenggara untuk penyempurnaan hasil karya.
 
       Sementara itu, Bupati Pekalongan dalam sambutannya  mengucapkan terimakasih kepada pihak penyelenggara khususnya Dekranasda, dan apresiasi kepada para peserta yaitu para desainer muda yang telah menampilkan kreasinya berupa batik khas Pekalongan baik tematik maupun kontemporer. Menurut Asip tiga keunggulan Batik Pekalongan yaitu warna yang terang, motif flora dan fauna serta pola yang utuh telah ditampilkan dengan sangat baik.
 
       Asip berharap kedepan Kajen Batik Karnival dapat digelar dengan lebih baik lagi, apalagi event ini sejalan dengan visi dan misi pembangunan Kabupaten Pekalongan. Ditegaskan Asip kedepan Pemkab akan terus mendorong dan mengangkat tema-tema batik etnik lokal, serta progresif sebagai bentuk kepedulian terhadap hasil karya serta kerja keras para leluhur Pekalongan yang telah menciptakan seni batik yang kini telah mendunia. “ Saya berharap dari event ini akan ditemukan bibit – bibit unggul generasi penerus para leluhur untuk mempertahankan warisan dunia yaitu seni adiluhung, khususnya batik Pekalongan,” tegasnya menutup sambutan.
 
       Pada kesempatan tersebut, Ibu Dra. Hj. Munafah Asip didampingi dewan juri dari Dekranasda dan praktisi batik, memberikan secara langsung piala dan uang pembinaan kepada para pemenang Kajen Batik Karnival 2016 untuk kategori SMP/SMA/SMK yaitu Juara 1 SMPN 1 Wonopringgo, Juara 2 SMA Al-Fusha Kedungwuni, Juara 3 SMP 1 Karanganyar, Juara Harapan 1 SMPN 1 Kesesi, Juara Harapan 2 SMAN 1 Kajen, Juara Harapan 3 SMPN 1 Kedungwuni, serta juara Favorit yaitu MAN 1 Pekalongan.  Sedangkan untuk kategori kecamatan Juara 1 diraih oleh Kecamatan Paninggaran, Juara 2 Kec. Buaran, Juara 3 Kec. Talun, dan Juara Harapan 1 diraih oleh Kec. Sragi, Juara Harapan 2 Kec. Kedungwuni serta Juara Harapan 3 Kec. Siwalan.
Powered by Blogger.