Header Ads

Nonton Teman Adu Fisik,Edi Warga Buaran Malah Kena Bacok

KAJEN - Dua kumpulan Pemuda adu fisik,hingga mengakibatkan satu orang korban terluka dan kini masih menjalani perawatan di RSI Pekajangan.Edi Purwanto (38) Buruh,warga dukuh kaligawe desa pekumbulan kecamatan buaran kabupaten pekalongan mengalami luka dipundak sebelah kanan , kaki kanan robek hingga tulang dan memar dibagian kepala akibat terkena sabetan samurai dan ruyung di Lapangan pejambon, ambokembang gg VI , Kec. Kedungwuni,Sekira pukul 18.00 Wib,Selasa (30/8).

Para tersangka kini sudah diamankan oleh Aparat Polres Pekalongan yaitu Nur hakim alias kempo (39) warga karangasam rt. 05 rw. 03 desa wonopringgo, kecamatan wonopringgo kabupaten pekalongan,Abdul Aziz alias Gatot (21) warga karangasam rt. 05 rw. 03 kecamatan wonopringgo kabupaten pekalongan,Muhammad subhan alias mi'an (26) warga desa ketitang kidul rt. 01 rw. 01 kecamatan bojong kabupaten pekalongan.

Adapun tersangka yang masih DPO yaitu Kendhil (25) warga desa kranji kecamatan kedungwuni kabupaten pekalongan,Bambang (18) warga desa menjangan kecamatan bojong kabupaten pekalongan,Mandra (25) warga dukuh salakan desa wonopringgo kecamatan wonopringgo kabupaten pekalongan.

Kejadian bermula pada hari selasa (30/8) di lapangan desa ambokembang yang rencananya dilokasi tersebut akan terjadi  adu duel.Setelah adu duel dengan tangan kosong selesai.Tiba-tiba Tersangka teriak dan  menyerang korban yang sedang menonton duel tersebut dipinggir jalan dengan samurai dan ruyung,korban dengan spontan berusaha melarikan diri ke arah gang VI ambokembang, namun korban terkena bacokan hingga mengakibatkan luka dipundak sebelah kanan , kaki kanan dan memar dibagian kepala.Selanjutnya korban dibawa ke RSI Pekajangan dan Kejadian tersebut dilaporkan Ke Polsek Kedungwuni.

Kasat Reskrim Polres Pekalongan,AKP Berry ST saat dikonfirmasi mengatakan setelah mendapatkan informasi Aparat langsung mengecek korban di RSI Pekajangan .

"Kini korban sudah dirujuk ke RSUD Kraton,sedangkan para tersengka kini dijerat pasal 170 dan 351 KUHP tentang pengeroyokan dan penganiyayaan dengan ancaman 7 tahun penjara," ungkapnya.
Powered by Blogger.