Header Ads

Harga Jengkol Dipasar Induk Kajen Tembus Rp.60 Ribu/Kg

KAJEN - Semakin berkurangnya pohon jengkol dan belum musimnya jengkol membuat harga jual jengkol di Pasar Induk Kajen,tembus Rp 60 ribu/ kilogram. Harga tersebut jauh lebih murah dibandingkan dua pekan lalu yang mencapai Rp 110 ribu/ kilogram,Selasa (29/8).
 
Meski mengalami kenaikan yang cukup signifikan namun tidak membuat para pembeli untuk kapok mengkonsumsi lalapan yang identik dengan bau kurang sedap itu.

Seperti diakui salah seorang penjual jengkol di Pasar Induk Kajen, Dewi Tunjung (46) asal Desa Pedawang, Kecamatan Karanganyar. Ia mengaku harga jengkol sudah turun Rp 50 ribu perkilogram dibandingkan dua pekan lalu yang tembus mencapai Rp 110 ribu perkilogram.

"Harga jengkol sekarang sudah turun Rp 60 ribu perkilogram dibandingkan dua minggu lalu yang mencapai Rp 110 ribu perkilogram," katanya.

Kenaikan harga selain dipicu stok terbatas dan belum musim, juga dipengaruhi pohon yang sudang langka. Adapun mayoritas buah jengkol tersebut paling banyak dari daerah Kecamatan Karanganyar, Doro, Talun dan Lebakbarang. Sedangkan untuk daerah selatan seperti Kandangserang dan Paninggaran belum musim.

"Kalau dari Paninggaran dan Kandangserang musim harga kembali normal setidaknya Rp 16 ribu perkilogram," lanjut dia.

Diakui Dewi Tunjung bahwa di Pasar Induk Kajen tidak semua pedagang sayuran menjual jengkol karena harganya cukup tinggi dan pasokan juga yang cukup terbatas.
Powered by Blogger.