Header Ads

Arung Jeram Lolong Karanganyar Akan Ditambah Perahu


Kajen  - Selain terkenal dengan duriannya, kawasan Wisata Sungai Lolong – Karanganyar Kabupaten Pekalongan adalah sebuah kawasan yang memiliki daya tarik wisata air arung jeram yang cukup menantang. Dengan panorama alamnya yang sangat indah, ada beberapa piihan paket dan jarak tempuh yang ditawarkan dengan harga yang cukup ekonomis pula. Disamping itu juga disediakan instruktur berpengalaman dan bersertifikat untuk memandu dan mendampingi para wisatawan sehingga para peserta arung jeram lebih terjaga keamanannya. 
Rafting atau Arung Jeram Lolong yang banyak diminati ini menjadi salah satu lokasi wisata pilihan di Kabupaten Pekalongan. Tidak sedikit instansi maupun kelompok orang yang memilih Lolong untuk berolahraga rekreasi yang juga mengasah adrenalin ini. 
Seperti penuturan Rohman, salah satu pengelola Arung Jeram Lolong saat diwawancara, pada saat liburan kemarinsetiap harinya hampir 70 orang pengunjung datang ke tempat ini untuk berarung jeram. Jumlah tersebut akan meningkat pada saat hari libur tiba. “Liburan Lebaran ini saja pengunjung naik hampir 100%, mereka datang tidak hanya dari dalam kota Pekalongan, tetapi juga dari luar kota bahkan luar Jawa,” jelasnya.  
Untuk menjaga keamanan peserta rafting, pengelola yang saat ini berjumlah 16 personil ini, selalu menjalin komunikasi dan koordinasi ke bendungan diatas aliran sungai Lolong yang jaraknya kurang lebih 15 km dari lokasi.  
     
Sementara itu Bupati Pekalongan H. Asip Kholbihi, SH, MSi setelah selesai berarung jeram memberikan komentarnya bahwa wisata air arung jeram Lolong ini sangat bagus dan luar biasa, hanya saja masih perlu ditambah infrastuktur termasuk menambah jumlah perahu yang ada. “Tapi untuk menambah semuanya itu, tentunya Pokdarwisnya harus berbadan hukum terlebih dahulu,” ujar Bupati.
Lebih lanjut Bupati mengatakan, jika ada Pekan Olahraga , tidak ada salahnya salah satu itemnya kita agendakan untuk bersama-sama arung jeram di Lolong. “Ini sangat menarik sekali, Saya kira bisa dijadikan contoh. Nanti kita agendakan antara SKPD,” tambahnya.
Powered by Blogger.