Header Ads

Bupati Serukan Satu Komando

KAJEN - Bupati Pekalongan Drs Antono. Msi menyerukan kepada semua pihak untuk menyatukan gelombang satu komando dibawah kepemimpinan bapak Asip Qolbihi dan Arini Harimurti kelak. Karena setelah pelantikan tanggal 27 Juni 2016 tapuk kepimimpinan Bupati Pekalongan diamanatkan kepada bapak Asip Qolbihi sebagai Bupati dan ibu Arini Harimurti sebagai Wakil Bupati Pekalongan untuk masa bakti 2016 – 2021.
 
Hal itu disampaikan Bupati Pekalongan Drs. Amat Antono. MSi saat acara Peringatan Nuzurul Quran 1437 H Tingkat Kabupaten Pekalongan di masjid Al Muhtaram Kajen. Baru baru ini(21 /6). Napak yang hadir Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan Hj Hindun, Perwakilan FKPD , Sekretaris Daerah Mukaromah Syakoer, MM dan Kepala SKPD serta masyarakat Kabupaten Pekalongan
 
Karena menyatukan langkah dan satu gelombang dalam pekerjaan akan menghasilkan sesuatu yang baik. “ Apapun itu jika suatu pekerjaan dilaksanakan dengan satu gelombang akan menghasilkan sesuatu yang baik”terangnya.
 
Oleh karena itu kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk menyatukan langkah dibawah kepimpinan Pak Asip dan Ibu Arini agar kedepan pembangunan Kabupaten Pekalongan berjalan dengan baik.
 
Selanjutnya Bupati menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak atas keterbatasan dalam kepemimpinannya selama ini dan mohon doa restu agar dapat mengakhiri masa tugasnya dengan baik. “ Kami juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak atas sumbangsihnya kepada pemerintah sehingga mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang lebih baik” tandasnya.
 
Gagas kebersamaan untuk cegah individualisme
 
Pada  kesempatan ini Bupati menyampaikan gagasannya  tentang Green Office atau perkantoran hijau dengan meminimalkan penggunaan kendaraan bermotor di komplek Perkantoran dan penanaman pepohonan agar asri.  “ Pada sudut pintu masuk utama akan  dibangun tempat parkir terpusat yang setiap kendaraan pengujung dan karyawan parkir disitu sehingga koordinasi antar PNS atau pengunjung dilakukan dengan jalan kaki atau bersepeda yang telah disediakan. Hal ini tentunya akan dapat menyehatkan  fisik”terangnya.
 
“ Gagasan ini kami titipkan kepada pimpinan selanjutnya dan jika hal ini terwujud maka akan menjadi pioner yang pertama di Indonesia sebagai komplek perkantoran yang hijau”imbuhnya.
 
Gagasan lain adalah membangun kantin terpadu dengan menutup kantin yang menempel di kantor. Sehingga ketika waktu istirahat makan tiba akan bersama - sama di kantin terpadu. Hal ini dimaksudkan untuk membangun suasana komunikasi antar PNS atau pengujung dengan baik. “Gagasan lain juga terkait penutupan mushola yang dikantor dengan memaksimalkan masjid jami’ Al Muhtarom yang berada di komplek perkantoran sehingga ketika waktu sholat tiba akan bersama-sama berjamaah di Masjid Al Muhtaram. Ini dapat membangun rasa kebersamaan dan komunikasi yang baik”imbuhnya.
Powered by Blogger.