Header Ads

Sidak Di Sejumlah Pasar Tradisional Di Wilayah Kabupaten

KAJEN - Tim pengawasan barang beredar Pemkab Pekalongan didampingi
Unit Tipiter Polres Pekalongan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di
sejumlah pasar tradisional dan toko modern, Selasa (29/3).

Tim menemukan pedagang yang mbandel menjual produk-produk kedaluwarsa dan
kemasan rusak, padahal dalam sidak sebelumnya pedagang itu sudah diberi teguran.

Sidak aparat gabungan ini dimulai di Pasar Wonopringgo, dilanjutkan Pasar Karanganyar, dan di Pasar Induk Kajen. Di Pasar Wonopringgo, tim tidak menemukan produk-produk makanan maupun daging yang berbahaya atau kedaluwarsa. Bahkan, di Pasar Wonopringgo kualitas barangnya bagus dan alat ukurnya juga sudah ditera sesuai dengan standar, sebab pasar ini sudah dijadikan sebagai pasar percontohan tertib ukur.

"Namun, di toko modern di sekitar Pasar Wonopringgo tadi masih ditemukan roti yang berjamur," ungkap Kasi Perlindungan Konsumen,Disperindagkop dan UMKM, Dewi Fabanyo, disela-sela sidak, kemarin siang.

Sementara itu, di Pasar Karanganyar, tim tidak menemukan produk-produk kedaluwarsa. Namun, untuk beberapa produk jajanan anak-anak, kemasan tidak dicantumkan tanggal kedaluwarsanya. "Kami beri pembinaan tadi, agar produk itu maksimal tiga harian harus sudah diambil tanpa harus
menunggu salesnya datang Produk-produk itu dari Comal dan Pemalang,"katanya.

Sementara itu, tim agak gregetan saat melakukan sidak di Pasar Induk Kajen. Di salah satu lapak produk makanan anak-anak, tim menemukan banyak produk yang sudah kedaluwarsa dan beberapa di antaranya kemasannya rusak. Padahal, dalam sidak sebelumnya, toko itu juga ada temuan hal serupa dan sudah diberi teguran. Oleh karena itu, ia menekankan agar pedagang itu agar diberi sanksi, sebab bisa merugikan atau membahayakan konsumen, karena mengkonsumsi produk kedaluwarsa.

Powered by Blogger.