Header Ads

Tempat Prostitusi Bertambah

Tempat Prostitusi BertambahKAJEN – Bisnis lendir akhir-akhir ini mulai berkembang di wilayah Kabupaten Pekalongan. Bahkan warung remang-remang yang biasa dijadikan mangkal para wanita malam itu mulai bertambah dan menjadi target petugas baik Satpol PP atau Polres Pekalongan.

Adapun target sebelumnya petugas, yakni Kebunsuwong, Karanganyar, Legokclile dan Kampir Desa Wangandowo, Kecamatan Bojong. Pait Siwalan sebelah selatan Jembatan Pait, belakang Pasar Wiradesa, bahkan yang menjadi sasaran petugas kini adalah warung yang ada di Dukuh Banyumatis, Desa Sambiroto, Kecamatan Kajen.

Sementara para wanita malam yang biasa di lokasi, sebagian banyak pendatang dari luar Kabupaten Pekalongan seperti Batang, Pemalang bahkan dari Kota Pekalongan. Selain tersedia wanita malam, tempat-tempat tersebut biasanya juga menyedikan minuman keras dari berbagai jenis.

Adanya penutupan Kompleks Dolly Surabaya, Bupati Pekalongan, H. Amat Antono dalam pelantikan Kepala Satpol PP baru telah menekankan untuk menegakan Perda tentang Prostitusi. Itu dilakukan guna mengantisipasi perpindahan penghuni Dolly ke Kabupaten Pekalongan.

Kepala Satpol PP Kabupaten Pekalongan, Alif Nurfianto ketika dikonfirmasi, Senin (6/10) pihaknya akan lebih menggiatkan razia tempat-tempat yang diduga dijadikan ajang prostitusi. Terutama tempat-tempat yang selama ini sudah menjadi target razia.

“Kedepan kami akan lebih mengintensifkan razia tempat-tempat yang diduga biasa dijadikan prostitusi. Dan kita tidak akan melakukan pembiaran pada tempat tempat tersebut sesuai amanat Bupati,” terangnya.

Karena, lanjut dia, itu sudah diatur dalam Perda nomor 2 tahun 2012 tentang ketertiban umum, sesuai Pasal 31. Yakni setiap orang dilarang bertingkah laku dan/ atau berbuat asusila di jalan, trotoar, jalur hijau, taman, alun-alun, pantai, danau, waduk, tempat rekreasi dan/ atau tempat-tempat umum lainnya. Setiap orang dilarang menjadi pekerja seks komersial (PSK), memfasilitasi, membujuk, memaksa orang lain untuk menjadi PSK, memakai jasa atau menyediakan tempat lokalisasi.

Sebelumnya, Polres Pekalongan berhasil merazia tujuh wanita malam alias PSK di lokalisasi baru warung remang-remang Dukuh Banyumatis, Desa Sambiroto, Kecamatan Kajen, Senin (29/9) malam. Mereka selanjutnya diamankan untuk dilakukan pembinaan dengan dibawa ke Mapolres Pekalongan.

Adapun razia dalam cipta kondisi itu digelar mulai sekitar pukul 21.00, dengan target sejumlah tempat yang diindikasikan sebagai ajang prostitusi. Dalam razia dilakukan oleh anggota Sat Sabhara itu, target utama warung swieke dan sate kelinci yang berada di Dukuh Banyumatis, Desa Sambiroto, Kajen.(yon)

Wilayah Target Razia Petugas
1. Kebun Suwong, Karanganyar
2. Legokclile, Bojong
3. Kampir, Bojong
4. Pait, Siwalan
5. Belakang Pasar Wiradesa
6. Sambiroto, Kajen
(sumber:radarpekalongan)
Powered by Blogger.